essova

Assalammualaikum….. contact my email : essova_esv@yahoo.com

PANTAI UJUNG GENTENG (30Agst-1Sept ’13)

on September 9, 2013

Ada yg tahu di mana itu UJUNG GENTENG? Awal nya saya juga ga tahu di mana persis nya UJUNG GENTENG itu, sampai akhir nya “minta bantuan mbah google”😀

ujung genteng 2

Saya tahu UJUNG GENTENG itu perairan yg memiliki daya eksotik yg menawan tidak kalah dengan perairan-perairan lain nya yg ada di indonesia. Cari punya cari, selidik punya selidik ternyata UJUNG GENTENG berada di perairan jawa bagian selatan. Tidak berfikir sebegitu jauh nya dari JAKARTA😀 .

ujung genteng 1

Bener-bener membelah diameter pulau jawa, mulai dari belahan utara sampai selatan. Baca beberapa blog orang tentang UJUNG GENTENG mulai dari jarak tempuh JAKARTA-UJUNG GENTENG, sampai panorama alam si UJUNG GENTENG. Untung nya perjalanan ke UJUNG GENTENG ini sudah ada yg pernah ke sana dari beberapa orang yg akan ikut perjalanan kali ini, plus ada beberapa orang yg sudah survey terlebih dulu ke UJUNG GENTENG ini mulai dari destination apa saja yg bisa di nikmati di sekitar UJUNG GENTENG sampai dengan booking penyewaan hotel nya. Mereka survey menggunakan kendaraan motor, sedangkan saya dengan rombongan  akan menggunakan bis pariswisataan sewa an.

Berdasar kan pengalaman peserta yg sudah pernah ke sana perjalanan memakan waktu 8-9 jam

Wawwwwww………….waktu yg tidak sedikit bukan?😉

Pantas saja banyak Travel yg menawarkan perjalanan wisata ke UJUNG GENTENG ini berangkat malam hari, mulai dari waktu nya jam 7- 11 malam. Awalnya saya berfikiran kenapa perjalanan mesti dilakukan malam hari, berarti ga bisa menikmati pemandangan sekeliling sepanjang perjalanan….rugi deh kayak nya, beda cerita kalau naik pesawat. Kalau perjalanan darat hiburannya apa lagi kalau bukan pemandangan sekeliling. Kalau malam gini pasti akan di isi Cuma dengan tidur aja deh. Sepanjang pengalaman saya jalan-jalan ke laut atau pantai pasti akan melewati pemandangan sekeliling yg sangat-sangat indah. Harapannya seh begitu😀

Ok……mari kita mulai Destination kali ini ke UJUNG GENTENG perairan selatan pulau jawa yg dinamakan dengan perairan “SAMUDRA INDONESIA” sesuai dengan gambar peta di atas yg sudah saya gambarkan di situ 

CIMG0481A

hamparan pantai ujung genteng dr depan penginapan😉

 

Perjalanan di mulai jam 9 malam. Rute mulai dari masuk tol jagorawi arah bogor terus menyusuri sampai keluar tol ciawi. Kemudian mengikuti jalan saja mulai melewati daerah LIDO, rute masih terus mengikuti jalan melewati jalan cibadak. Hati-hati ya kalau sudah masuki wilayah tsb karena kalau malam gitu kita akan berbarengan dengan jln nya truk sedang sampai besar sekelas dengan truk kontainer. Hal ini memperlambat perjalanan karena kalian tahu lah kecepatan dari truk-truk tsb, tidk lebih dari 60km/jam, sesuai dengan bawaannya yg berat yg menghambat perjalanannya. Akhirnya menyebabkan sedikit kemacetan atau perjalanan kendaraan yg tersendat. Meski tidak masuk kedalam kategori macet parah.

Perjalanan sejauh ini masih lancar dan aman. Memasuki kawasan perbukitan menemukan jalanan yg selalu belok-belok sampai perut ini mual dan pusing. Obat penawar mabuk pun tidak pengaruh, baru kali ini saya tidak merasakan efek dari obat penawar mabuk perjalanan…….hahahahahaaaa😛

Bete abis perjalanan itu tidak menemukan jalan yg lurus, semua nya selalu berbelok-belok, dari belokan satu sampai belokan selanjut nya tidak ada jeda jalan lurus. Bisa kebayang bagaimana perut ini ke kocok tak tentu yg ada mual mulai menghampiri. Sampai becandaaan kita-kita di dalam bis itu kapan sampai lokasi? Jawaban nya “ kalau sudah bete berarti dah sampai” wkwkwkwkkkk………….😀

Obat penawar mabuk kali ini secara alami dengan tidur rebahan di bangku bis………..😀 rasa mual mulai berkurang dan bisa tidur lelap sedikit demi sedikit. Ganti posisi tidur mulai dari hadap kiri hadap kanan masih belum sampai tujuan juga…….hahahhaaaaa.

Memasuki kawasan dengan hembusan angin laut mulai terasa memasuki sela-sela jendela bisa yg saya tumpangi karen bis yg saya naikin tidak menggunakan AC alias AC alami……hehehee….. :D  Jelas tidak terlihat hamparan laut yg ada di samping mobil karena malam gelap tidak ada sarana lampu penerangan jalan. Ini dia rugi nya kalau perjalanan malam seperti yg saya uraikan sebelumnya. Bisa sampai di penginapan, saya pun melihat jam di tangan menunjukan jam 4.30 pagi atau jam ½ 5…………. see ???? lama bukan………..😀 7 ½ jam perjalanan.

Ampunnnnnnnn……….dahhhh😀 long jurney😉 kt nya durasi perjalanan segitu adalah perjalan lancar kalau kena macet bisa sampai 12 jam……..wawwwww………😀 ku tak sanggup😛

Memasuki kawasan wisata UJUNG GENTENG kita akan melewati gerbang selamat datang nya dan di situ akan di kenakan tarif oleh petugas, kalau tidak salah mobil itu dikenakan tarif masuk 30-40rb/ mobil.

CIMG0545A

Masuk ke penginapan langsung cari kamar. Penginapan kali ini dipilih yg besar ruangan nya terdiri dari 4 kamar ber AC dengan masing-masing 4 kamar mandi di dalamnya, ruang tamu, dapur lengkap dengan kompor dan kulkas nya, teras depan semua nya berruangan besar. Karena jumlah orang yg ikut mencapai 27 orang, makanya di pilihkan tempat penginapan yg besar. Harga sewa nya pun murah seh kalau saya bilang mencapi 1.3 juta/Net.

me1

Setelah masuk kamar kita semua bersih-bersih muka sampai sikat gigi. Tak terasa jam sudah menunjukan jam ½ 6. Kita sama-sama menuju depan penginapan yg berhamparkan perairan UJUNG GENTENG tuk menanti sunrise. Sayang….hari itu mendung menutupi matahari terbit, karena semalam selama perjalanan kita ditemani dengan guyuran hujan dari lokasi berangkat sampai dengan tempat tujuan. Imbas nya pagi itu matahari pagi masih tertutup dengan awan gelap. Sunrise pagi itu gagal sempurna, sampai akhirnya matahari pagi bisa melek di jam 7 an pagi. Hamparan ombak UJUNG GENTENG pagi itu tidak ganas, tenang dan meliuk rapi. Tapi dikejauhan seh ombak berliuk cukup tinggi bisa terlihat. Tapi aman lah jauh dari saya berdiri merasakan air laut yg masih bening dengan hamparan karang keras nya. Hamparan pasir putih nya di sekitar penginapan masih pasir yg keras, kira-kira karang keras yg terhempas ombak sampai ke pinggir sampai menjadi hamparan pasir kecil-kecil. Kalau kaki ga pakai sandal bisa sakit loh😀

tampak depan penginapan

tampak depan penginapan

dapur + meja makan

dapur + meja makan

 

ruang tengah/ruang tv

ruang tengah/ruang tv

kamar

kamar

 

 

 

 

 

 

 

 

penginapan dgn 4 kamar

penginapan dgn 4 kamar

 

Hamparan karang besar banyak tertonggok di tengah-tengah seolah-seolah siap menahan deburan ombak. Karena pagi itu air nya masih surut maka kita berinisiatif untuk menaiki karang besar itu dan pemandangan di atas karang tsb begitu indah di lihat. Mari berfoto mendokumentasikan sendiri 

CIMG0486A

Jangan di sia-siakan, Rasa bete dan capek terobati dengan hamparan indah ciptaan sang ILAHI. Aduh….sayang tapi di sekitar banyak binatang anjing berkeliaran…..ngeri takut di kejar…..hehehhee

Tapi selebihnya pemandangan yg luar biasa……. J

CIMG0490A

CIMG0491A

CIMG0497A

CIMG0513A

CIMG0523A

Menyusuri pinggiran pantai UJUNG GENTENG tidak terasa sudah 1 jam dan alarm alami pun mengingatkan saya dengan rombongan. Waktu nya sarapan karena perut sudah kelaparan. Jam 8 kita balik ke penginapan untuk sarapan, menu yg tersaji adalah nasi goreng dengan ayam goreng nya plus teh tawar panas sungguh segar di perut. Tanya punya tanya ke panitia penyelenggara nya menu sarapan seharga 15.000/porsi :D………murah bukan? Dari pada masak sendiri ga ada waktu😛

CIMG0524A

CIMG0525A

 

 

CIMG0526A

CIMG0539A

Destination selanjutnya setelah sarapan kita akan menuju ke CURUG alias air terjun. Kata nya air terjun ini sangat-sangat bagus. Mari kita buktikan, kita jalan jam 10 pagi menggunakan bisa yg mengantarkan kita sebelumnya. Perjalanannya memakan waktu sekitar 1 jam an😀

Lama juga yaaa…………saya kira dekat dan sebentar. Medan jalan nya juga wawww………….naik turun😀 melewati rumah-rumah penduduk, sawah-sawah dan hutan dengan kanan kiri nya terjal. Saat itu selagi kita lewat banyak proyek perbaikan jalan. Alhmadulilah kalau perbaikan itu untuk mempermudah para wisatawa untuk datang berkunjung ke daerah-daerah pariwisata. Meski ada proyek perbaikan jalan yg sedikit menghambat perjalanan kita tapi bisa membuat jalanan itu enak untuk di lalui meski belum semua nya kelar dalam pengerjaannya.

akses menuju curug

akses menuju curug

CURUG CIKASO

CURUG CIKASO

 

Curug yg dituju kali ini adalah nama nya CURUG CIKASO. Perjalanan kaki akhir menuju ke sana setelah dari kendaraan kita sedikit berbeda, karena harus menyusuri sungai karenanya kita menggunakan kapal kayu yg sudah di sediakan di situ untuk mengantar ke curug cikaso itu. Tarif nya saat itu 27orng seharga 150rb. Nah berarti perorang brp ya ?😀

Turun dr kapal kayu jalan sedikit sudah terlihat gemericik air terjun nya.

CIMG0590A

Wawwwwww………… dari kejauhan air terjun nya begitu eksotik, ada 3 air terjun yg menjuntai turun kebawah dengan debit air yg sangar deras. Kita di peringatkan oleh penduduk setempat untuk tidak berenang karena kedalaman muara air terjun nya bisa mencapai 15meter. Weleehhh……..serem bgt L

Pantesan ga ada yg berenang dibawah nya air terjun, karena dalam nya itu tadi, Suhu air nya bisa terbayangkan……SANGAT DINGIN😀

Karena hempasan air terjun bisa menimbulkan percikan air halus sampai dikejauhan jaraknya. Baju saya saja sampai basah teles😀 …..lensa kamera aja sampai di lap berkali-kali kalau habis foto-foto an, karena tertutup embun-embun air terjun yg terbawa angin.

Mari……..mengabadikan dokumentasi se banyak-banyak nya dan jgn disia-siakan karena kapan lagi bisa ke sini😉

CIMG0596A

CIMG0585A

CIMG0601A

CIMG0586A

CIMG0598A

Curug CIKASO memberikan panorama indah seindah-indah nya tuk di nikmati maupun tuk mengabadikan dokumentasi abadi😀

Puas dengan alam curug cikaso saya dan rombongan kembali lagi ke penginapan, makan siang istirahat trus bersih-bersih ganti kostum baru lagi😉

CIMG0608A

Next acara mengunjungi penangkaran penyu jaraknya kira-kira 5km dari penginapan saya menginap. Kalau mau tidak capek lebih baik sewa ojek motor aja dgn ongkos 20rb pp. Dari pada jalan kaki bisa bikin kaki gempor seperti saya dengan rombongan….wkwkkkkk😀

CIMG0629A

CIMG0648A

Sengaja mengambil waktu menjelang petang karena acara pelepasan bayi penyu (tukik) dimulai jam ½ 6 sore. Jadi kita dari penginapan selepas sholat ashar baru berangkat menuju TKP. Ke lokasi nya sendiri bisa seh bawa mobil sendiri tapi siap-siap mobil nya ke stater di pasir atau ada beberapa bagian dasbord yg bakal ngesot ke jalanan, apalagi kalau itu mobil-mobil kecil dan pendek pasti lah mengheluskan dada memikirkan berapa biaya yg bakal dikelurkan ke bengkel setelah dari situ………..heheheee……….. karena jln an nya pasir plus lubang-lubang besar dan dalam…..so mau nekat😉

CIMG0628A

CIMG0641A

CIMG0620A

CIMG0631A

 

 

 

CIMG0649A

Aman nya naek ojek penduduk setempat aja…..kalau penginapannya dekat dgn penangkaran penyu nya seh gpp jalan kaki. Tapi penginapan di dekat-dekat dengan penangkaran penyu itu sepi banget. Ngeri kalau ada hal-hal yg tidak di inginkan karena masih dikelilingin hutan mini dengan pohonan yg cukup lebat. Memang seh ombak pantai di perairan sekitar penangkaran penyu super dasyat plus pasir nya putih halus, namanya juga belahan samudra indonesia bisa kebayang lah ritme ombak patai selatan di banding deng konstur ombak pantai utara. Mungkin karena tuk tempat bertelurnya si penyu. Penyu aja tau dimana tempat spot yg bagus dan sepi……..hehheeee…..insting si penyu😉

CIMG0636A

Waktu masih menunjukan jam 5 sore, masih tersisa waktu ½ jam sebelum acara pelepasan penyu nya maka mari berfoto-foto lagi😀

Setiap spot mesti ada dokumentasi nya biar ga nyesel J…………………right ???😉

Masuk ke penangkaran penyu kita di kenakan tarif…..tapi saya lupa brp tarif nya, karena semua di urus oleh panitia jadi begitu masuk-masuk ketempat yg kita kunjung saya suka lupa menanyakan tarif nya………heheheeeee😀

CIMG0657A

Terpesona dengan panorama lukisan alam pantai ujung genteng. Seirig matahari mulai terlihat dari ufuk nan jingga ke orange an….kami di pangil oleh petugas pelepasan penyu untuk berkumpul siap-siap menyaksikan tukik-tukik berlenggang menuju lepas laut. Sebelumnya kami di beri instruksi oleh petugas nya tsb apabila kaki kena ombak jangan refleks bergerak, karena pertama dikuatirkan si tukik akan kaget dan menjadi stress sehingga tidak mau berjalan menuju laut lepas, kemudian yg kedua dikuatirkan apabila kita bergerak dengan melonjat mau pun berjalan takut si tukik ke injak oleh kita pengunjung. Karena jumlah tukik yg dilepaskan kali ini berjumlah sekitar 1300-an tukik.

CIMG0658A

Jadi kita tidak tahu ke arah mana tukik itu akan berjalan, bisa jadi mendekati kita. Karena semakin malam maka semakin besar ombaknya, itu lah yg membuat dengan mudah si tukik terbawa arus ombak ke tengah lautan tidak kelamaan di daratan, selain itu juga menghindari predator yg akan memakan mereka semua. Kalau malam begitu kan bisa diharapkan predator di dalam lautan menjelang jam tidur nya, sehingga tukik bisa berenang sampai ketengah lautan dan bisa hidup sampai dewasa kemudian kembali ke tanah kelahirannya di Ujung genteng ini untuk bertelur meneruskan generasi berikutnya agar tidak punah.

CIMG0659A

Jangan protes membayar ya masuk ke area sini, karena kan untuk PELESTARIAN si penyu juga. Kalau bukan kita sang pengunjung yg membiayai pelestarian mereka, maka siapa lagi…… SETUJUUU ???😉 J

Maka nya di pantai area ini sejauh memandang di pagari dengan tembok dengan harapan pengunjung bisa masuk secara resmi dengan tujuan menyumbangkan beberapa lembar uang pengunjung untuk pelestarian mereka. Memang ada seh pagarnya yg sudah runtuh beberapa dan memang bisa di lewati tapi….PLZZ jangan berbuat curang yaa tuk masuk ke area tsb dari jln tsb. Kalau pulangnya boleh lah lewat situ, karena saya dan rombongan lewat situ juga karena lumayan memotong jalan😉

Kalau pulang nya kan sudah tidak dikenakan biaya, biayanya saat masuk tadi😉

CIMG0663A

Lagi pula begitu romantis berjalan di pinggir pantai di waktu sunset begini diiringin deburan ombak keras dari perairan laut samudra indonesia J

Kalau jalan menyusuri pinggiran pantai di sini sendal nya di lepas saja, karena berjalan di pasir pakai sendal begitu berat nanti sendalnya bisa jadi korban karena putus😀

Jangan kuatirnya pasir nya halus banget……so romantic😉

NEXT DAY

Dihari minggu saat nya siap-siap untuk kembali lagi ke jakarta. Dihari pagi terakhir saya manfaatkan untuk menikmati sunrise terakhir di pantai Ujung Genteng. Duduk berdiam diri diatas pasir bersama teman rombongan dihabiskan dengan berceita panjang lebar. Kalau ke sini tidak perlu bersusah payah menuju pantai karena di depan penginapan sudah terpampang luas pantai Ujung genteng nya. Pagi itu air nya pasang berbeda dgn kondisi kemarin yg sudah surut. Pagi ini air pasang sampai jauh kami berjalan.

CIMG0635A

Acara bercegkrama dgn sunrise ujung genteng berakhir dan kembali kepenginapan tuk sarapan, bersih-bersih, beli suvenir ( saya dan rombongan membeli suvenir di toko yg ada di depan penginapan kami, memang sedikit mahal. Tapi di mana lagi kami bisa berburu suvenir yg murah karena tidak ada tempat lagi) . kemudian terakhir menuju kendaraan siap kembali lagi ke jakarta. Meninggalkan tempat sekitar jam ½ 11 siang karena dikuatirkan akan terjebak macet di daerah sukabumi nya maupun cibadak nya. Perhitungan dari situ jam ½ 11 siang maka sampai di jakarta sekitar jam 9 or 10 malam dengan asumsi itu sudah terjebak macet. Tapi tanpa disangka dan diduga kami sampai di jakarta jam 2 dinihari pagi 

SUVENIR

SUVENIR

SUVENIR

SUVENIR

SUVENIR PATUNG PENYU

SUVENIR PATUNG PENYU

SUVENIR GULA MERAH BENTUK PENYU

SUVENIR GULA MERAH BENTUK PENYU

 

Jadi ada kisah tak terduga saat kita berada diperbukitan kebun teh per ban bis kami mengalami patah 5 dan ini tidak memungkinkan tetap nekat meneruskan perjalanan ke jakarta. Ya itu tadi karena medan jalan sebelumnya yg banyak lubang plus jalanan yg berbelok-belok membuat makan korban dari bis yg kami kendarai. Jadi pesan saya J : kalau kesini pastikan kondisi kendaraan yg fit/bagus

Karena sebelumnya saya mendapat cerita dr salah seorang panitia yg berkunjung terlebih dulu survey tempat menggendarai motor sampai mengalami bocor ban ada sekitar 5 atau 7 kali😀

Wawwwww……….. perjalanan yg penuh pengorbanan J

Oh……iya saat akan dimulainya bis kami kebengkel jalanan, tuk di las saat itu jam sudah menunujukan pukul 2 siang dan baru kelar pengelasan sekitar selepas magrib😀

Disini lah waktu kami tertahan……hehehheeee………tapi gpp bisa sekalian menikmati perbukitan teh nan dingin sambil ngopi-ngopi maupun ng-teh ng-teh J

So………. Selamat berkunjung ke UJUNG GENTENG😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: