essova

Assalammualaikum….. contact my email : essova_esv@yahoo.com

Happiness for Sale [2013] | K-MOVIE

on February 22, 2014

jangan berharap banyak di film ini akan menikmati pemeran utamanya yg cantik n ganteng. karena kita pasti kalau mau nonton film akan liat dulu pemeran nya , cantik atau ganteng ga ya….heheheeeee😉😀

tapi….eittttt…….ternyata jalan ceritanya bisa mengalahkan persepsi kita tentang si pemeran nya yg tidak cantik dan ganteng. jalan ceritanya penuh makna dan banyak pesan moral . cocok lah bisa dibilang drama komedi, cerita nya begitu kompleks dgn berbagai konflik antara hubungan seorang anak dgn sang ayah sampai pada sang anak beradaptasi dgn lingkungan sekolah maupun lingkungan bermain nya supaya bisa diterima dilingungkungan teman-temannya bermain. 

 

DETAILS

Movie: Happiness for Sale (English title) / Mi-Na Stationary (literal title)
Revised romanization: Mi-Na Moonbanggoo
Hangul: 미나 문방구
Director: Jung Ik-Hwan
Writer: Bae Se-Young, Jung Ik-Hwan
Producer: Kim Chul-Woong, Kim Ho-Se
Cinematographer: Jung Suk-Won
Release Date: May 16, 2013
Runtime: 106 min.
Genre: Drama / Comedy / Father & Daughter / School
Distributor: Lotte Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea 

SYNOPSIS

diawal cerita di kisah seorang anak yg beranjak dewasa dgn karir yang sangat baik. bekerja sebagai pegawai negri di departemen pajak. waaawww…….good job bukan😉 ?

suatu hari dia mendapat tugas untuk “menagih” para penunggak pajak. salah satunya si penunggak pajak adalah seorang konglemerat yg berusaha mengindari pembayaran pajak. kedatangannya tenyata tidak di harapkan oleh si penunggak ini. berbagai cara dia berusaha untuk tidak membayar pajak meski sudah didatangi oleh petugas ini. kelakukan di siram air pun dirasakan nya. tapi dibalas dengan merusak salah satu properti mobil mewah milik sang penunggak pajak ini. disini cerita kocak nya mulai tampak. menurut si petugas pajak nya , bagaimana bisa membeli mobil mewah tapi tidak bisa melunasi pajak nya……… wajar seh yaa klo petugas pajak nya jadi sewot…….😀

tindakan bodohnya merusak salah satu properti mobil mewah si penunggak pajak akhir nya dilaporkan lah ke kantor nya atas kelakukan yg telah dilakukannya. alhasil si petugas pajak pun di skorsing dari kantor nya bekerja karena telah merugikan pelanggan atau salah seorang warganya. 

dalam masa skorsingnya dia berinisiatif untuk pulkam menikmati represing yg memang dia perlukan. ternyata sampai se dewasa ini hubungan dia dengan ayah nya ternyata masih didera konflik imbas dari banyak kejadia masa kecilnya. sang ayah adalah seorang penjual klontong keperluan anak-anak. mulai dari makanan anak-anak sampai dgn mainan anak-anak. berhubung lokasi dagang nya dekat dgn sekolah, maka sang ayah pun berinisiatif berjualan berbagai macam pernak-pernik anak-anak. usahanya ternyata berhasil, anak-anak pun membelanjakan uang jajan nya untuk membeli berbagai keperluan yg di perlukan anak-anak. usaha sang ayah ini ternyata di tentang oleh sang anak, bagi nya pekerjaan ayanya telah membuat malu dirinya.

dia beranggapan bahwa profesi ayahnya ini tidak bisa dibanggakan di depan teman-teman sekolah. bagi nya pekerjaan ayah nya adalah sebuah aib yg harus ditutup-tutupi. kejadian-kejadian satu persatu bermunculan, mulai dari beberapa anak yang seperti nya keracunan jajanan yang dijual oleh sang ayah ini. dikatakannya jajanannya ayah nya telah “membunuh” beberapa anak-anak sekolah. terhina dan tersisihkan lah anak ini, namun di saat anak ini terpuruk ternyata masih ada sabahat yang senantiasa menemani nya dalam duka, seorang anak laki-laki yg mengaggumi nya telah lama. mereka pun jadi sahabat. dalam keadaan sedih si anak laki-laki ini selalu setia menghiburnya. 

begitu mereka dewasa, mereka tidak mengenali satu sama lain. sang anak laki-laki yg beranjak dewasa ini menjadi seorang guru dimana dia bersekolah dulu. ternyata menjadi seorang guru SD tidak lah semudah yg dikira nya. pertentangan dari anak-anak didiknya sampai pada protes seorang wali orang tua pun dia harus terima. disini cukup di sajikan dgn beberapa cerita kocaknya dan beberapa adegan inspiratif ( untuk saya ) . yakni yg paling berkesan untuk saya adalah dimana sang anak diajak untuk maju satu persatu menceritakan kebaikan masing-masing teman nya. tidak boleh yg jelek-jelek,hebatnya saat mereka menceritakan kebaikan masing-masing temannya di ekspresikan dengan senyum dan rasa bangga memilik teman satu dengan yg lainnya…..sungguh inspiratif sang sutrada mengarahkan “scene” yg ini mengajarkan bagaimana selalu berpositif thinking…good ide😉 . di saat giliran sang anak perempuan yg ayahnya penjual  mainan tidak ada ekpresi  baik yg bisa diingat dan di ceritakan teman-teman dikelas. sedih memang anak ini ternyata dia tidak dianggap ada dikelas itu, tapi sang anak tidak ketinggalan akal. dia pun balas menceritakan bagaimana teman-temannya begitu baik meski hanya bernilai kecil, dia tidak membalas dgn menceritakan bagaimana mereka memperlakukan dgn buruk. baru di saat itu lah teman-temannya dikelas menjadi malu dgn tindakan mereka selama ini.  mereka tertunduk  malu dgn pengakuan yg di dikeluarkan oleh sang anak tertindas ini. hebatnya lagi sang guru bisa menerangai menjadi  moderator yg baik dgn tidak memihak satu-satu. sang guru hanya memaparkan dan mencoba memberikan kesempatan kpd anak didiknya untuk saling menghargai teman-teman mereka. ( bravoo…n salut……smoga guru-guru di indonesia bisa mencontoh tindakan bagaimana memperlakukan anak didik nya dgn tidak membiarkan saling ejek atau olok-mengolok berkelanjutan kejenjang sekolah lebih lanjut….inspiratif juga untuk saya  ;) )

dilingkungan sekolah sudah OK. sekarang giliran bagaiaman hubungan anak dgn seorang ayah. sang ayah sangat mencintai putri satu-satunya ini. tapi sayang sang putri tidak tau dan tidak mengerti rasa sayang yg ditunjukan untuk nya. baginya olok-olokan dari teman-temannya menbuat sang anak ikut-ikutan tidak menyukai ayahnya yg telah di anggapnya memalukan. berbagai cara dilakukan sang ayah agar putrinya bisa diterima oleh teman-temannya. salah satunya sang ayah “menyogok” anak yg lain untuk memperlakukan putri nya dgn baik, dgn kata lain di ajak bermain jangan di kucilkan. sogokan berupa macam-macam dgn memberikan atau membiarkan memilih mainan yg disuka anak yg “di sogok” itu. awalnya sang putri nya tidak tahu tindakan ayahnya ini. sampai suatu saat dia pun memergoki tindakan ayahnya itu. selain itu dia juga memergoki sang ayah sedang membenarkan tali sepatu sang anak yg lain yg sedang bermain, namun diakhir nya dia berpesan untuk memberlakukan baik thd putri kesayangannya. yg si anak tahu kalau ayah nya pilih kasih, knp lebih sayang kepada anak yg lain tanpa tahu diakhirnya ternyata sang ayah berpesan untuk memberlakukan putri kesayangan dgn baik. { sungguh terharu….iihiiikkkkssss😦  }

sang guru dgn sang putri keras kepala ini akhir nya bertemu di saat mereka dewas. mereka pun bernostalgia, ternyata kedatangan pulkamp adalah ingin menjual toko kelontong ayah nya yg masih berdiri. sang ayah sedang di dirawat di rs. namun ternyata banyak yg menolak tindakannya ini, karena begitu banyak kenangan yg ditinggalkan di situ. tapi dia tidak peduli, toko nya harus dijual dan dia harus kembali ke seoul untuk kembali bekerja. disaat di terminal bis untuk kembali ke seoul dia baru teringat segala flashback yg berharga dalam hidupnya. disaat itu lah ada arena olahraga pertandingan lari, dimana dia pun dulu bisa juara saat masih bersekolah di situ. sahabatnya itu lah guru olahraga yg melatih anak-anak bertanding lari. dengan rasa bersalahnya dia melarikan diri dari terminal menuju sekolah anak-anak yg sedang bertanding. dia bersorak-sorak layaknya sang ayah dulu menyemangatinya yang sedang bertanding olahraga lari tsb. alhasil mereka pun jadi pemenangnya dan toko pun kembali dibukanya, dengan mengundurkan diri sebagai pegawai negri pajak nya di kota seoul. 

😉  ;)  ;)

DOWNLOAD

IDWS 

part 1 | part 2

 DAVVAS

single file

 UPTOBOX

single file

 ALBAFILE

single file

 NIRAFILE

single file

 sockshare

single file


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: