essova

Assalammualaikum….. contact my email : essova_esv@yahoo.com

Kekurangan Vitamin D? Hati-hati, Risikonya dari Demensia Sampai Radang Otak

on August 8, 2014

sumber : Kekurangan Vitamin D? Hati-hati, Risikonya dari Demensia Sampai Radang Otak

JakartaVitamin D identik dengan manfaatnya yang baik untuk kesehatan tulang. Vitamin D juga memiliki peran untuk menjaga kesehatan kulit dan mental.

Vitamin D didapat dari makanan seperti minyak ikan, suplemen, dan paparan sinar matahari. Sayangnya, untuk mendapatkan kebutuhan harian vitamin D tidak cukup didapat dari makanan saja. “Satu porsi makanan yang hanya memberikan hampir 20% saja,” ujar Catherine Collins, ahli gizi dari rumah sakit St. George, London.

80-90% vitamin D didapat dari paparan sinar Matahari. Namun, sibuk mengurus pekerjaan membuat kita kurang mendapat paparan matahari.

Kurangnya asupan vitamin D dalam tubuh kita tentu akan berdampak pada kesehatan.

1. Meningkatkan Risiko Demensia

Sebuah penelitian dilakukan untuk melihat hubungan antara kekurangan vitamin D dengan risiko demensia dan Alzheimer. Hasilnya sangat mengejutkan, hubungannya dua kali lebih kuat daripada yang diperkirakan.

Menurut penelitian dr. Llewelyn, dari University of Exeter Peninsula Medical School, orang yang cukup asupan vitamin D hanya berisiko 42% terkena demensia, sementara mereka yang kekurangan vitamin risikonya jauh lebih tinggi, yaitu 394%.

2. Sakit tulang


“Saat kekurangan matahari, tubuh akan merasa kesakitan di tulang dan otot,” kata dr Michael F. Holick, M.D., Ph.D, profesor dari psikologi,obat, dan biofisika di Boston University Medical Center. 

Vitamin D sangat membantu tubuh kita untuk menyerap kalsium ke tulang. Kurangnya paparan sinar matahari ke tubuh kita dapat mengakibatkan risiko osteoporosis.

Anak-anak yang berusia 6 bulan-5 tahun harus mendapatkan asupan vitamin D yang cukup karena akan melalui tahap kritis perkembangan.

3. Depresi

Vitamin D dapat meningkatkan neutrotransmitter serotonin yang dapat menumbuhkan semangat kita. Pada sebuah penelitian tahun 1998, suplemen vitamin D diberikan pada saat musim dingin. Hasilnya, orang yang mendapatkan vitamin D memiliki perasaan positif dibandingkan dengan yang tidak.

 4. Multiple Sclerosis

Para peneliti juga menyatakan ada hubungan antara kekurangan vitamin D dengan multiple sclerosis, peradangan yang terjadi pada otak dan sumsum tulang belakang. Multiple sclerosis paling banyak menyerang orang yang tinggal jauh dari garis khatulistiwa dan hanya sedikit terpapar sinar matahari.

alhamdulilah wa syukurilah……saya tinggal di negara tropis yg tidak ada mati nya matahari bersinar meski musim hujan matahari selalu menyempatkan paparan sinarnya di bumi indonesia tercinta ini. ternyata untuk mendapat vitamin D itu mudah dan  gratis yakni dari “matahari” dan ternyata bener kata orang tua dulu kalau bayi harus di jemur pagi, secara medis ternyata untuk memaparkan enzim dalam tubuh bayi serta memperkuat tulang dan Detoksifikasi tubuh….😉

Pilih waktu yang tepat  untuk menjemur bayi bahkan kita orang dewasa agar mendapat manfaat dari sinar matahari pagi adalah antara jam 7 sampai jam 8 pagi selama kurang lebih 15 menit.

Yang perlu dihindari adalah sinar UV terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena UV dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.

sumber : manfaat sinar matahari )

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: