essova

Assalammualaikum….. contact my email : essova_esv@yahoo.com

(Bali ke-2) / LOMBOK 30 Okt – 2 Nov 2014

on November 7, 2014

LOMBOK seperti Bali maka nya saya menamakannya “bali 2” mulai dari  pulaunya yg memang bersebelahan dgn bali , hal lainnya banyak yg mirip dgn bali😉

peta lombok

NUSA TENGGARA BARAT – LOMBOK \ INDONESIA

Nusa Tenggara Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Sesuai dengan namanya, provinsi ini meliputi bagian barat Kepulauan Nusa Tenggara. Dua pulau terbesar di provinsi ini adalah Lombok yang terletak di barat danSumbawa yang terletak di timur. Ibu kota provinsi ini adalah Kota Mataramyang berada di Pulau Lombok.

Sebagian besar dari penduduk Lombok berasal dari suku Sasak, sementarasuku Bima dan Sumbawa merupakan kelompok etnis terbesar di Pulau Sumbawa. Mayoritas penduduk Nusa Tenggara Barat beragama Islam (96%).

 Arti Lambang

 Berkas:West Nusa Tenggara COA.svg

Berlatar belakang perisai sebagai gambaran jiwa pahlawan, lambang Nusa Tenggara Barat terdiri dari 6 unsur, yakni: bintang, kapas dan padi, menjangan gunung dan kubah.

  • Bintang melambangkan 5 sila dari Pancasila, kapas dan padi selain melambangkan kemakmuran juga melambangkan tanggal terbentuknya provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu 14 Agustus 1958.

  • Hari tersebut dengan diungkapkan secara simbolik dengan jumlah kuntum dan untaian padi 58.

  • Rantai terdiri dari 4 berbentuk bulat dan 5 berbentuk segi empat, melambangkan tahun 45 (1945) sebagai tahun kemerdekaan RI.

  • Menjangan merupakan salah satu satwa yang banyak berada di PulauSumbawa.

  • Gunung yang berasap melukiskan kemegahan gunung Rinjani sebagai gunung tertinggi di Lombok.

  • Kubah melambangkan ketaatan beragama masyarakat provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

LOMBOK

lombokpeta

Pulau Lombok (jumlah penduduk pada tahun 2001: 2.722.123 jiwa) adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam “ekor” di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km², menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram.

 

Pembagian administratif

Lombok termasuk provinsi Nusa Tenggara Barat dan pulau ini sendiri dibagi menjadi 4 Kabupaten dan 1 Kota:

Kota Mataram

Kabupaten Lombok Barat

Kabupaten Lombok Tengah

Kabupaten Lombok Timur

Kabupaten Lombok Utara

Geografi

Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Alfred Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke-19. Untuk menghormatinya maka batas ini disebut Garis Wallace.

Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani yang ketinggiannya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya yang ketiga tertinggi di Indonesia. Gunung ini terakhir meletus pada bulan Juni-Juli 1994. Pada tahun 1997 kawasan gunung dan danau Segara Anak ditengahnya dinyatakan dilindungi oleh pemerintah. Daerah selatan pulau ini sebagian besar terdiri atas tanah subur yang dimanfaatkan untuk pertanian, komoditas yang biasanya ditanam di daerah ini antara lain jagung, padi, kopi, tembakau dan kapas.

CIMG0785A

me in lombok😉

Demografi

Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar memeluk agama Islam. Sisa penduduk adalah orang Bali, Jawa, Tionghoa dan Arab.

  Sejarah

Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan Selaparang.

Kerajaan Selaparang sendiri muncul pada dua periode yakni pada abad ke-13 dan abad ke-16. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir pada tahun 1744 setelah ditaklukkan oleh gabungan pasukan Kerajaan Karangasem dari Bali dan Arya Banjar Getas yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat terhadap Selaparang karena permasalahan dengan raja Selaparang. [3]. Pendudukan Bali ini memunculkan pengaruh kultur Bali yang kuat di sisi barat Lombok, seperti pada tarian serta peninggalan bangunan (misalnya Istana Cakranegara di Ampenan). Baru pada tahun 1894 Lombok terbebas dari pengaruh Karangasem akibat campur tangan Batavia (Hindia Belanda) yang masuk karena pemberontakan orang Sasak mengundang mereka datang. Namun, Lombok kemudian berada di bawah kekuasaan Hindia Belanda secara langsung.

IMG_20141030_233427

IMG_20141030_231856

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG_20141030_172359

Masuknya Jepang (1942) membuat otomatis Lombok berada di bawah kendali pemerintah pendudukan Jepang wilayah timur. Seusai Perang Dunia II Lombok sempat berada di bawah Negara Indonesia Timur, sebelum kemudian pada tahun 1950 bergabung dengan Republik Indonesia.

Pariwisata

 

Cidomo, alat transportasi tradisional di pulau lombok, sarana transportasi utama di daerah pedesaan

Lombok dalam banyak hal mirip dengan Bali, dan pada dasawarsa tahun 1990-an mulai dikenal wisatawan mancanegara. Namun dengan munculnya krisis moneter yang melanda Indonesia pada akhir tahun 1997 dan krisis-krisis lain yang menyertainya, potensi pariwisata agak terlantarkan. Lalu pada awal tahun 2000 terjadi kerusuhan antar-etnis dan antar agama di seluruh Lombok sehingga terjadi pengungsian besar-besaran kaum minoritas. Mereka terutama mengungsi ke pulau Bali. Namun selang beberapa lama kemudian situasi sudah menjadi kondusif dan mereka sudah kembali. Pada tahun 2007 sektor pariwisata adalah satu-satunya sektor di Lombok yang berkembang.

Gili Trawangan

gili trawangan

Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai “Tîr na Nôg” mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini.

Trawangan punya nuansa “pesta” lebih daripada Gili Meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.

CIMG0790A

Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.

Kelebihan Gili Trawangan dibandingkan dengan pantai lain adalah kita dapat menikmati sunset dan juga sunrise sekaligus di pantai ini! Hal ini terjadi karena Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap timur dan menghadap barat, dan jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga baik sunrise maupun sunset dapat kita nikmati di pantai ini.

DSCF4464A

Di Gili Trawangan juga kita dapat melihat kesenian bela diri tradisional yang bernama presean atau stick fighting yang biasanya dipertontonkan disekitar pasar seni Gili Trawangan.

Sejarah

Dahulunya pulau ini pernah dijadikan tempat pembuangan narapidana. Pada waktu itu karena semua penjara sedang penuh, raja yang waktu itu berkuasa membuang 350 orang pemberontak Sasak ke pulau ini. Baru sekitar tahun 1970-an pulau ini dikunjungi penduduk dari Sulawesi yang kemudian menetap di sini.

transportasi kapal menuju gili trawangan

transportasi kapal menuju gili trawangan

Akses menuju pulau gili trawangan sebenarnya adalah dengan menyebrang dari pulau lomboknya sendiri. Disediakan pelabuhan pribadi maupun jalur umum, untuk menyebrang kesana. Waktu tempuhnya sendiri tidak lama yakni hanya sekitar 30 menit dengan menggunakan kapal kayu yg berkapasitas sekitar 30 an penumpang. Jangan khawatir kapal penyebrangan ini disediakan mesinnya. sementara perjalanan dari hotel kami di sengigi menuju labuhan penyebrangan ke gili trawangan makan waktu 45 menit s/d 1 jam saja. dilabuhan disediakan terminal yg isi nya bukan angkot melainkan cidomo yg banyak parkir, serta lahan parkir mobil pribadi untuk kita-kita yg datang ke situ untuk memarkirkan kendaraannya. Saat saya menunju ke gili trawangan kondisi ombak tidak mendukung. Gelombang ombaknya pun cukup tinggi jadi waktu 30 menit serasa 3 jam….hahahaaaa😀  dan ini membuat saya kapok / trauma kalau jalan-jalan menyebrang pulau dengan menggunakan kapal. Tangan dan kaki kami ( saya dan teman-teman) gemeteran dan muka pucat. Kapal kami diombang ambing ditengah lautan dalam. Posisi kapal saja saay perjalanan tidak tegak lurus, malah bisa dikatakan miring 60 derajat. Kalau dipikir-pikir disenggol angin dikit lagi bisa terbalik deh neh kapal…hahahhaaa😀

kalau buat saya cukup sekali ini saja saya ke gili trawangan…..Terimakasih….hehehee😀

 

DSCF4473A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4461A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4460A

Akibatnya rencana awal saya jadi bubar semua sesampainya disana. Saya tidak berani melakukan snorkling karena trauma diperjalanan tadi……payah yaa….wkwkwkk😛 . saya cukup main di pinggir nya saja dan berteduh di tempat yg sudah disediakan dan tidur santai di saung. Sementara temen-temen saya sudah nyemplung snorkling bermain dgn ikan-ikan cantik dan karang yang indah😉

Sementara berada di gili trawangan saya kok merasa seperti bukan di indonesia ya😀 . karena didominasi dgn para bule-bule berkulit merah. Serasa berada di di negara eropa….hahahaaa. orang lokal nya paling hanya para penduduk setempat yg membuka usaha rumah makan dan sejenisnya. Tapi sejauh mata memandang sepanjang jalan menyusuri jalanan gili trawangan dgn pantai nya semua di isi oleh bule-bule kulit merah. Turis asia masih sedikit tidak seperti bali yg bisa bercampur baur. Turis jepang-korea- maupun cina masih sedikit dipinggir pantai. Tapi kalau di lingkungan hotel saya asih menemui beberapa jumlahnya. Saya fikir mungkin turis asia seperti saya “takut” untuk langsung bertemu dgn matahari……hahahahaaa, berbanding terbalik dgn para turis bule merah itu😀 jadinya cari aman dulu biar kulit ga gosong😛

CIMG0794A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CIMG0791A

Saya jadi minder mau main ke pantai karena si para bule ini sudah mendiami pantai untuk berjemur dengan pakaian bikinin nya. Mau foto-foto juga jadi malu masa background nya para bule berpakaian bikini sementara saya berpakaian lengkap dgn jilab😛 . memang seh ga masalah tapi buat saya risih aja… hehehe😀 , tapi untuk yg lain monggo atau silahkan tidak dilarang😉

Untuk ongkos jajan juga menguras kocek. Karena itu tadi, semua tamunya orang bule merah. Mereka pegangannya dolar, lah kita…hehehehee😛 . saya sedih saya tidak merasakan gili trawangan seperti pulau yg milik orang lokal pribumi L . mungkin si bule nya sendiri tidak beranggapan begitu tapi saya maupun turis lokal sendiri akan merasakan begitu.

 

Pantai Senggigi

DSCF4487A

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Memasuki area pantai Senggigi, wisatawan serta merta disapa oleh lembutnya angin semilir yang menenangkan. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan selam permukaan (snorkeling) sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

CIMG0776Ajpg

Hotel saya menginap berada di daerah sengigi. Saya menginap di hotel bintang 2 yakni Hotel Bukit Sengigi. Kita sengaja mencari hotel yg berharga ekonomis karena kita tidak beraktifitas siang di hotel, alias pergi dari hotel pagi-pagi dan kembali lagi ke hotel sekitar malam hari. Percuma kalau menginap hotel mahal-mahal tapi tidak maksimal dipakainya. Kecuali kalau aktifitas honeymoon, itu lain cerita….hehehehe😀

CIMG0773A

 

CIMG0772A

Benar saja kita pergi menuju lokasi wisata jam 9 pagi setelah breakfast di hotel, kemudian pulang dari berwisata dan kembali lagi kehotel jam 10 malam. Dihotel saya Cuma numpang mandi dan tidur saja ;)………………..nikmat nya hidup😀

CIMG0775A

IMG_20141102_063506

Bandara praya Lombok berada di lombok tengah, jadi kalau dari bandara menuju hotel kami disengigi daerah lombok barat memakan waktu 1 ½ jam ga pake macet alias jalanan lancar. Jangan khawatir lombok ini tidak pernah ada daerah macet karena masih sepi, lain cerita kalau di Bali macet dan padat. Kecuali kalau ada acara ngarak pengantin. Jangan coba-coba ke lombok dgn berbarengan waktu nya musim Nikahan, karena adat nikahan masih dijunjung tinggi di daerah lombok ini sendiri. Sepanjang perjalanan dari bandara menuju hotel sungguh luar biasa, lukisan alam nan indah tidak bosan-bosannya mengelilingi sekitar.

IMG_20141102_092655

Mulai dari jalan keluar bandara akan disajikan pemandangan sawah nan hijau. Walaupun di bulan oktober ini yg lainnya di pulau jawa sawah pada kekeringan, di lombok ini sawah masih hijau menghampar. Karena sistem irigasi di sini masih lancar, begitu yg diceritakan oleh guide saya. Hilang pemandangan sawah berarti dekat lagi memasuki wilayah sengigi. Sepanjang jalan beraspal nan mulus ditemanin dgn pantai yg mendeburkan ombaknya sampai saya tiba dihotel.

sengigi

Mendengar penjelasan dari guade setempat yg kita pakai jasa nya, menurutnya daerah sengigi di petakan sebagai daerah wisata hotel. Disini bertebaran hotel-hotel dibandingkan dengan daerah lain di lombok. Tidak heran daerah sengigi ini seperti daerah tidak pernah tidur, khusus nya malam weekend yakni malam minggu. Banyak live musik dari setiap kafe dan bar yg tersedia,  Mereka menyajikan musik sampai pagi hari. Untuk melihat dan menikmati suasana malam di sengigi, saya sengaja makan malam sekitar jam 10 an malam dan kembali lagi ke hotel jam ½ 12 an😉. Dgn asumsi bermalam minggu di pesisir sengigi nan ramai dibanjiri para turis lokal maupun turis bule merah, turis asia pun sudah mulai banyak kelihatan. Saya banyak menjumpai turis korea dan jepang. Bahkan sebelah kamar saya ada tamu turis korea yg menginap. Saya tau dari logat bahasanya😀 . tapi rese juga neh turis giliran malam jam 1 an malah ngobrol di depan teras kamar. Suaranya terdengar sampe kamar saya, karena teras kamar saya dgn mereka tidak disekat tapi hanya dipisahkan bangku terasnya saja yg didesain oleh hotel. Padahal saya mau tidur mau istirahat 

CIMG0799A

Ohhhhh…..iya saya salut sekali dgn pemda setempat. Pemda setempat siap sekali menyambut kami para wisatawan dgn membuat jalan  akses menuju tempat wisata dgn jalan-jalan aspal nan mulus. Saya beserta rombangan merasa sangat nyaman dengan kondisi jalan seperti ini. Terimakasih pemda Lombok……..bravo….good job😉

 CIMG0777A

Gunung Rinjani

 DSCF4404A

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25′ LS dan 116º28′ BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.

rinjani

Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Topografi 

Danau kawah Segara Anak dengan Gunung Barujari di tepi danau dilihat dari Puncak Gunung Rinjani di sisi timur.

DSCF4402AGunung Rinjani dengan titik tertinggi 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar pemandangan Pulau Lombok bagian utara.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur dan barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut.

Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (atau Gunung Barujari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 – 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir aktif/meletus sejak tanggal 2 Mei 2009 dan sepanjang Mei, setelah sebelumnya meletus pula tahun 2004.[2][3] Jika letusan tahun 2004 tidak memakan korban jiwa, letusan tahun 2009 ini telah memakan korban jiwa tidak langsung 31 orang, karena banjir bandang pada Kokok (Sungai) Tanggek akibat desakan lava ke Segara Anak.[4] Sebelumnya, Gunung Barujari pernah tercatat meletus pada tahun 1944 (sekaligus pembentukannya), 1966, dan 1994.

Selain Gunung Barujari terdapat pula kawah lain yang pernah meletus,disebut Gunung Rombongan.

DSCF4403AStratigrafi

Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen klastik Neogen (termasuk batu gamping), dan setempat oleh batuan gunungapi Oligo-Miosen. Gunungapi Kuarter itu sendiri sebagian besar menghasilkan piroklastik, yang dibeberapa tempat berselingan dengan lava. Litologi itu merekam sebagian peletusan yang diketahui dalam sejarah. Sejak tahun 1847 telah terjadi 7 kali peletusan, dengan jangka istirahat terpendek 1 tahun dan terpanjang 37 tahun.

Seperti pada gunungapi lainnya, Koesoemadinata (1979) menyebutkan bahwa aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera adalah pembangunan kembali. Kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan-lepas (piroklastik). Lava umumnya berwarna hitam, dan ketika meleler tampak seperti berbusa. Peletusan pasca pembentukan kaldera relatif lemah, dan lava yang dikeluarkan oleh kerucut G. Barujari dan G. Rombongan relatif lebih basa dibanding lava gunungapi lainnya di Indonesia. Kemungkinan terjadinya awan panas ketika letusan memuncak sangat kecil. Bahan letusan umumnya diendapkan di bagian dalam kaldera saja.

DSCF4372AAliran lava, lahar letusan, lahar hujan, dan awan panas guguran berpeluang mengarah ke Kokok Putih hingga Batusantek. Awan panas guguran dapat terjadi di sepanjang leleran lava baru yang masih bergerak, meskipun kemungkinannya kecil.

Struktur dan Tektonik

Bentuk Kaldera Segara Anak yang melonjong ke arah barat-timur diduga berkaitan dengan struktur retakan di batuan-dasar. Gunungapi Rinjani yang terletak di jalur gunungapi Kuarter sistem Busur Banda Dalam bagian barat dibentuk oleh kegiatan tunjaman dasar Samudera Hindia di bawah pinggiran Lempeng Asia Tenggara. Jalur tunjaman yang terletak di selatan menunjukkan adanya gaya mampatan yang berarah utara-selatan. Retakan batuan-dasar yang berarah barat-timur, yang mempengaruhi bangun kaldera, dengan demikian ditafsirkan sebagai retakan release yang disebabkan oleh gaya tarikan. Struktur itu setidaknya terbentuk sejak permulaan Zaman Kuarter.

DSCF4375A

Puncak Gunung Rinjani

Pendakian Gunung Rinjani (puncak) merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani sebagai gunung vulkanik yang masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Puncak Gunung Rinjani merupakan tujuan sebagian besar para petualang dan pencinta alam yang mengunjungi kawasan ini karena apabila telah berhasil mencapai puncak itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Animo komunitas pencinta alam di seluruh nusantara bahkan dari mancanegara dalam kegiatan pendakian cukup besar, ini terbukti dengan jumlah pengunjung yang melakukan pendakian setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kegiatan pendakian secara besar-besaran dilakukan pada bulan Juli s/d Agustus, pada bulan Agustus (pertengahan) peserta pendakian umumnya didominasi oleh kalangan pelajar/mahasiswa dari seluruh Indonesia yang ingin merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Puncak Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak melalui kegiatan “Tapak Rinjani” yang diadakan secara rutin setiap tahunnya oleh salah satu kelompok pencinta alam di Pulau Lombok yang bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Air terjun Sendang Gile

CIMG0728A

Air terjun Sendang Gile adalah air terjun yang terletak di desa Senaru, kecamatan Bayan, kabupaten Lombok Utara, propinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya berada di kawasan desa Senaru, 2 kilometer dari desa Bayan.Objek wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Ini disebabkan karena air terjun ini merupakan pintu masuk pendakian menuju gunung Rinjani. Selain itu, ternyata air di Sendang Gile berasal dari mata air di Gunung Rinjani yang sangat sejuk dan alami.

CIMG0733A

Untuk menuju ke tempat ini, para pengunjung harus melalui dua ratusan anak tangga yang mencapai ketinggian 40 meter, dan jembatan berlubang melalui sebuah lembah yang membutuhkan waktu penjelajahan sekitar 15 menit. Perjalanan alternatif juga bisa dilakukan dengan cara menyelusuri pinggir lembah yang agak curam dan mengikuti saluran irigasi serta menyeberangi jembatan yang terbuat dari rotan.

CIMG0734A

Air terjun ini sering juga di sebut oleh penduduk setempat sebagai Batu Ko’ (batu kerbau). Menurut cerita rakyat setempat, dulu Sendang Gile adalah tempat bidadari mandi ketika turun ke bumi. Ada juga yang berpendapat bahwa nama ini berasal dari seseorang yang menemukan air terjun ini secara tidak langsung saat memburu singa yang masuk ke hutan setelah mengacaukan sebuah kampung. Penduduk kampung setempat menyebut singa gila dengan sebutan sengang gile, namun, lambat laun pelafalan tersebut menjadi sendang gile. Para penduduk percaya bahwa mandi ataupun membasuh muka di air terjun Sendang Gile, akan membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun daripada usia sebenarnya.

CIMG0736Ajpg

Air terjun yang berketinggian 600 meter di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter dari dasar sungai ini memiliki dua tingkatan, tingkat pertama muncul di atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya, sedang tingkat kedua, di mana pada kolam tersebut air meluncur ke bawah dan membentuk sungai dibawahnya.

Sendang gile  adalah air terjun yang terletak di desa Senaru, kecamatan Bayan, kabupaten Lombok Utara, propinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya berada di kawasan desa Senaru, 2 kilometer dari desa Bayan.Objek wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Ini disebabkan karena air terjun ini merupakan pintu masuk pendakian menuju gunung Rinjani. Selain itu, ternyata air di Sendang Gile berasal dari mata air di Gunung Rinjani yang sangat sejuk dan alami.

Untuk menuju ke tempat ini, para pengunjung harus melalui dua ratusan anak tangga yang mencapai ketinggian 40 meter, dan jembatan berlubang melalui sebuah lembah yang membutuhkan waktu penjelajahan sekitar 15 menit. Perjalanan alternatif juga bisa dilakukan dengan cara menyelusuri pinggir lembah yang agak curam dan mengikuti saluran irigasi serta menyeberangi jembatan yang terbuat dari rotan.

Air terjun ini sering juga di sebut oleh penduduk setempat sebagai Batu Ko’ (batu kerbau). Menurut cerita rakyat setempat, dulu Sendang Gile adalah tempat bidadari mandi ketika turun ke bumi. Ada juga yang berpendapat bahwa nama ini berasal dari seseorang yang menemukan air terjun ini secara tidak langsung saat memburu singa yang masuk ke hutan setelah mengacaukan sebuah kampung. Penduduk kampung setempat menyebut singa gila dengan sebutan sengang gile, namun, lambat laun pelafalan tersebut menjadi sendang gile. Para penduduk percaya bahwa mandi ataupun membasuh muka di air terjun Sendang Gile, akan membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun daripada usia sebenarnya.

Air terjun yang berketinggian 600 meter di atas permukaan laut dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter dari dasar sungai ini memiliki dua tingkatan, tingkat pertama muncul di atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya, sedang tingkat kedua, di mana pada kolam tersebut air meluncur ke bawah dan membentuk sungai dibawahnya.

 

AIR TERJUN TIU KELEP

Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi Air Terjun Tiu Kelep  yang terletak di dalam hutan dekat Sendang Gile

CIMG0739A

Air terjun Tiu Kelep ini bisa ditempuh antara 15-20 menir dari sendang gile. akses ke air terjun ini mulai dg track-track menantang. jalurnya pun mulai dgn jalanan alam sudah jarang ditemui undakan anak tangga seperti akses ke sendang gile. beberapa kali harus melalui nyebrang aliran air dari air terjun tiu kelep diatas. air nya bening dan dingin. meski tidak sedingin air pegunungan di pulau jawa. entah kenapa ya saya ko merasa meski kita sudah masuk ke kaki gunung rijani tidak merasakan dingin seperti gunung-gunung dijawa, malah cenderung panas dan enggap hawa nya. tidak heran saat kita melintasi akses jalan menuju kegunung rinjani ini tidak menemui rindangnya hijau pepohonan sepanjang jalannya. malah gersang dan tanah nya seperti tanah kapur, bikin hawa panas. memang seh masih masuk musim kemarau tapi, ini kan hawa gunung loh😀

DSCF4390A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4393A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4379A

sepanjang menuju air terjun tiu kelep ini menyisiri aliran air gunung rinjani yg ditata apik, banyak bendungan-bendungan mini yg mengalir deras dan bening. wawwww…….luar biasa memang. air-air ini dialiri ke rumah-rumah penduduk sekitar dan ke lahan persawahan. irigasi yang masih sangat baik. selama berjalan bahkan kita menemuka 2 ekor lutung yang berbulu hitam, awal nya lutung itu hinggap di ranting pohon yg pendek, begitu dia menyadari keberadaan kita  lutung itu langsung manjat tinggi. menurut guide nya kita beruntung bisa menjumpai lutung, karena lutung susah ditemui dan tinggal di pohon-pohon yang tinggi guna menghindari monyet-monyet gunung rinjani. rupa nya lutung takut dgn monyet. waaaww…..betapa beruntungnya kita bisa melihat lutung dari jarak dekat. mungkin tau si lutung kita datang jauh-jauh dari jakarta….hahahahhaaa😀

si bintang nan langka

si bintang nan langka😀

awalnya saya takut ketemu dgn sejenis monyet dan lutung itu. takut kita di kejar dan di jambret bawaan kita. karena pengalaman-pengalaman hiking ke gunung speerti itu. simpel seh perbuatan mereka begitu karena mereka nyari makanan. dan biasanya manusia datang ke gunung memang membawa makanan minimal cemilan-cemilan kecil. tapi kita di kasih tau oleh guide yg mengantarkan kita kalau moyet-monyet di rinjani ini monyet nya tidak se agresif monyet-monyet yg ada dibali. benar saja….bukti nya si lutung langsung kabur naek ke pohon yg tinggi. sementara si monyet hanya melihat kita begitu berpapasan, selepas nya kita ketemu si monyet dgn santai jalan kembali ke dalam hutan. awal nya saya mau foto si monyet itu karena memang kita berjarak sangat dekat. tapi takut juga kalau tiba-tiba dia agresif, mana tau kita insting binatang nya akan muncul. so cari aman aja, kita ga perlu mengusik kalau kita tidak mau diusik juga😉  

 

CIMG0762A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CIMG0763A

begitu dengan usaha panjang akhirnya saya sampai pula di air terjun tiu kelep ini. yg harus nya bisa ditempuh 15-20 menit, maka saya bisa tiba dgn 30 menit…..hahahahahaaaa , karena medan yg cukup sulit buat saya. dimanapun tempatnya kalau sudah air terjun pasti medannya tidak akan pernah mudah. harus ada usaha keras walau nanti akhirnya aka terbayar capek dan lelah kita. seperti di air terjun tiu kelep ini. luar biasa eksotiknya dan saya enggan beranjak dari situ. saya betah berlama-lama disitu, berada di lukisan alam nan indah

CIMG0765A

 

PANTAI MALIMBU

CIMG0724A

Malimbu terletak sekitar 7 km di arah sebelah utara Senggigi, pusat perhotelan dan keramaian pariwisata Lombok. Malimbu merupakan tempat yang sangat elok yang terletak di antara bukit & lembah hijau dan samudera biru yang luas dan pandangan dapat menembus Bali dengan pemandangan Gunung Agungnya. Suasana di Malimbu dapat membuat siapa pun tertegun dan berdecak kagum, terlebih manakala senja mulai menghampiri dan matahari perlahan beranjak pulang ke ufuk barat.

malimbu

pantai ini lengkap dgn lukisan laut dan gunungnya. akses malimbu ini membelah gunung yakni rute dari sengigi menuju malimbu ini. track nya seperti menuju puncak jawa barat, hanya saja beda nya di malimbu ini adalah sebelah lautan lepas. jalur jala mobil membelah gunung sementara pemandangan sekitar di suguhkan dgn hamparan laut biru nya. disini ada namanya jalan malimbu pas, yakni puncaknya jalan malimbu. wawwwww………..surga dunia😀

CIMG0721A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4430A

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DSCF4441A

di posisi malimbu pas ini banyak turis yg berhenti unuk foto-foto karena memang pemandangannya bagus di puncak malimbu ini. hamparan gunung di sanding dgn hamparan laut biru……………..Sempurna😉

KULINER

 

IMG_20141101_212009

ayam taliwang (porsi menu nya adalah 1ekor)

DSCF4412A

plecing kangkung super pedes…tapi enak banget😀

 

SUVENIR

IMG_20141104_173817

tempat jualan suvenir khas lombok dgn harga yg lebih murah

IMG_20141112_074401

tas selempang kecil dhn bahan rajutan lombok

Jelly manisan rumput laut enak…kenyal2 manis😀

IMG_20141111_093711

tas cangklong bahan kombinasi tenun lombok & karung

 

Ada sedikit pesan buat saya, karena hal ini yang sudah saya alami di lombok ini. mungkin untuk anda sekalian yg sedang traveling ke mana pun tempatnya. sifat waspada dan teliti sangat dibutuhkan. karena saya termasuk orang yg kurang teliti. ada hal tidak mengenakan yg saya alami selama di lombok ini. saya akan menceritakan kejadiannya secara detail berikut ini, dan mungkin silahkan membantu saya menjawab dgn naluri “detektif” yg anda miliki…..hehehe😀
saya tiba di lombok kamis malam sekitar jam 9 malam WITA menginjakan kaki di bandara lombok, karena berangkat dari jakarta jam 18.10 WIB. kemudian meneruskan perjalanan ke hotel tiba jam 11 malam WITA, bersih-bersih badan kemudian tidur

hari ke 1

Hari ke 2, Sabtu
Hari ketiga : Minggu, waktu nya pulang ke jakarta. cek in ke bandara lombok jam 8 an WITA. terbang pesawatnya jam 9.45 WITA. tas bawaan yg saya bawa adalah, ransel + tas gendong + tas gendong lombok. ransel masuk bagasi, 2 tas gendong masuk ke kabin pesawat. tiba di jakarta tas aman, baik tas ransel yg masuk bagasi maupun 2 tas gendong.
sampai di rumah tas gendong lombok di bongkar untuk membagi-bagi oleh-oleh yg saya bawa. terkenjut lah saya, begitu melihat recengan gantung kunci lombok ada yg hilang 1 buah. 1 rencengan isi nya 4 buah ganungan kunci. dan ternyata di rencengan ini hanya tinggal berisi 3 buah gantungan kunci.
asumsinya adalah di mana kah 1 buah gantungan kunci itu hilang atau jatuh? kalau jatuh di dalam tas sudah saya terbalikan tas tsb, kalau lepas dr rencengannya pasti ada di dalam tas. tapi dr dalam tas tidak ada benda yg jatuh begitu tas saya terbalikkan, pd hal tas tersebut tidak pernah lepas dari tangan saya kalau kejadiannya selama perjalanan menuju jakarta.

fix

sebenarnya kalau kejadiannya sudah begini adalah yg mahalnya sebuah ETIKA, dimana etikanya kalau berani membongkar barang orang yg bukan punya anda? pasti kesel rasanya. saya tidak mempermasalahkan gantungan kunci yg hilang tapi saya tidak suka ada orang lain yg membongkar barang bukan milik nya. itu nama nya “LANCANG” bukan?😉

pesan dan kesan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: